Tes Narkoba

Tes narkoba merupakan tes yang dilakukan untuk mendeteksi jenis narkoba di dalam sampel seperti urin. Narkoba dapat disekresikan dalam urin melalui berbagai proses yang ada dalam tubuh.  Tes narkoba ini merupakan analisis teknis dari spesimen biologi, misalnya urine, rambut, darah, napas, keringat, atau cairan mulut / air liur untuk menentukan ada atau tidak adanya obat tertentu atau metabolitnya. Aplikasi utama dari pengujian obat termasuk deteksi ada tidaknya narkoba yang dapat meningkatkan kinerja steroid saat berolahraga.




Tes Narkoba
alat uji napza combo 3


Tes narkoba melalui analisis urin banyak digunakan terutama oleh karena biayanya yang murah. Tes narkoba melalui urine adalah salah satu metode pengujian yang paling umum digunakan. Tes kekebalan enzim yang dikalikan adalah urinalisis yang paling sering digunakan.

Tes narkoba menggunakan teknik immunoassay berdasarkan pada prinsip kompetitif yang mengikat. Obat yang mungkin ada dalam spesimen urin bersaing dengan konjugasi obat dari masing-masing untuk mengikat situs di antibodi spesifik mereka. Selama pengujian, spesimen urine bermigrasi ke atas melalui kapiler.

Tes narkoba dengan menggunakan rapid test adalah metode yang lebih hemat biaya dan efektif dalam mendeteksi penyalahgunaan narkoba di kalangan karyawan, serta dalam program rehabilitasi untuk memantau kemajuan pasien. Rapid test ini dapat digunakan untuk keduapengujian seperti urine dan air liur. Meskipun akurasi tes tersebut bervariasi, beberapa produsen alat tes narkoba memiliki tingkat akurasi yang tinggi yang hampir sama dengan hasil uji laboratorium.

Alat Tes Narkoba

Alat tes narkoba terdiri dari berbagai jenis yang dapat disesuaikan dengan jenis narkoba yang akan diperiksa. Alat tes narkoba ini pada umumnya terdiri dari alat uji napza combo dan alat uji napza satuan. Alat uji napza combo ini dapat mendeteksi lebih dari satu jenis narkoba. Begitu pula sebaliknya dengan alat tes narkoba satuan yang hanya dapat mendeteksi satu jenis narkob tertentu.
Untuk alat uji napza combo, sediaan yang sudah ada ialah alat uji napza combo 3, alat uji napza combo 5 dan alat uji napza combo 6. Baik alat uji napza combo maupun alat uji napza satuan memiliki akurasi yang tinggi. Dengan kata lain alat uji napza ini akan menghasilkan hasil pemeriksaan yang hampir sama dengan pemeriksaan laboratorium.

Baik alat uji napza combo maupun alat uji napza satuan hanya dapat menghasilkan hasil positif atau negatif dari penggunaan narkoba tanpa mengetahui jumlah jenis narkoba yang terkandung di dalam sampel atau urin. Namun hal ini cukup membantu petugas yang melakukan pengujian dengan menggunakan alat uji napza ini karena dapat menghemat waktu dan menghemat biaya. Hanya dalam kurun waktu beberapa detik, hasil dari pemeriksaan pun dapat disajikan.

Tetapi alat tes napza ini dapat menyajikan hasil invalid. Hasil invalid merupakan hasil pemeriksaan narkoba dimana tidak terdapat garis merah-ungu pada kedua posisi baik posisi C maupun posisi T. Apabila ditemukan hal yang demikian, maka pengujian atau pengetesan narkoba perlu dilakukan ulang.

Banyak faktor yang mempengaruhi hasil pemeriksaan narkoba dengan menggunakan alat tes napza. Maka dari itu petugas yang melakukan pemeriksaan tersebut harus benar-benar memahami cara menggunakan alat tes narkoba tersebut. Terutama saat melakukan pembacaan hasil pemeriksaan jangan sampai salah dalam menafsirkan hasil pemeriksaan. Tes napza ini sangat sesuai bila digunakan di lembaga rehabilitasi narkoba. Karena alat ini dapat mendeteksi narkoba dalam waktu yang cukup singkat.





Oleh : Bidan Rina
Sumber :

  • tokoalkes.com 
  • en.wikipedia.org







Terima kasih untuk Like/comment FB :