Pemeriksaan Narkoba Dalam Urin

Pemeriksaan narkoba dalam urine dapat dilakukan dengan langkah yang mudah. Pemeriksaan narkoba dalam urine ini menggunakan alat tes narkoba cepat dan sederhana atau yang sering disebut dengan rapid test. Pemeriksaan narkoba dalam urin dengan menggunakan rapid test telah diteliti keefektifannya dan menghasilkan hasil yang sangat efektif. Penggunaan rapid test narkoba ini juga dangat efisien karena selain harganya terjangkau, alat ini juga dapat menghasilkan hasil test dalam waktu yang relatif singkat yaitu 5 menit.

Terdapat 2 bentuk alat yang umum digunakan dalam melakukan pemeriksaan narkoba dalam urin yaitu alat uji napza combo dan alat uji napza satuan. Alat uji napza combo ini dapat mendeteksi lebih dari satu jenis narkoba, sedangkan alat uji napza satuan hanya dapat mendeteksi satu jenis narkoba saja. Pemeriksaan narkoba dalam urin telah banyak dilakukan oleh beberpa lembaga termasuk pihak yang berwajib. Kebanyakan pemeriksaan narkoba urin ini ditujukan untuk mendeteksi adanya penyalahgunaan dari narkoba yang dapat merugikan diri penggunanya sendiri maupun orang lain.


 Pemeriksaan Narkoba Dalam Urin
Tes narkoba UJI NAPZA COMBO 5


Jenis Alat Pemeriksaan Narkoba dalam Urin

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, pada umumnya jenis alat pemeriksaan narkoba dalam urin terbagi menjadi dua yaitu alat uji napza combo dan alat uji napza satuan. Alat uji napza combo ini dapat mendeteksi lebih dari satu jenis narkoba, sedangkan alat uji napza satuan hanya dapat mendeteksi satu jenis narkoba saja.

Alat uji napza combo yang dapat mendeteksi lebih dari satu jenis narkoba terdiri dari alat napza combo 6, alat uji napza combo 5 dan alat uji napza combo 3. 

Alat uji napza combo 6 ini dapat mendeteksi 6 jenis narkoba yaitu narkoba jenis amfetamin, narkoba jenis benzodiazepin, narkoba jenis kokain, narkoba jenis mariyuana, narkoba jenis metamfetamin, dan narkoba jenis morfin. 

Sedangkan untuk alat uji napza combo 5 dapat mendeteksi 5 jenis narkoba yang dikombinasikan dalam 3 kombinasi yaitu kombinasi pertama terdiri dari narkoba jenis metamfetamin, narkoba jenis benzodiazepin, narkoba jenis mariyuana, narkoba jenis metamfetamin, dan narkoba jenis morfin. Kombinasi kedua yang dideteksi ialah narkoba jenis amfetamin, narkoba jenis benzodiazepin, narkoba jenis kokain, narkoba jenis metamfetamin, dan narkoba jenis morfin. Dan untuk kombinasi yang ketiga dapat mendeteksi narkoba jenis amfetamin, narkoba jenis kokain, narkoba jenis mariyuana, narkoba jenis metamfetamin, dan narkoba jenis morfin. 

Sedangkan untuk alat uji napza combo 3 digunakan untuk mendeteksi narkoba jenis morfin, narkoba jenis mariyuana dan narkoba jenis amfetamin.

Cara melakukan pemeriksaan narkoba dalam urin dengan menggunakan alat uji napza ini cukup mudah. Caranya ialah dengan membuka kemasan dan mengeluarkan alat tes narkoba dari kemasannya. Setelah itu, masukkan alat tes narkoba tersebut ke dalam sampel urin. Perlu diperhatikan jangan sampai memasukkan alat tes narkoba ke dalam urine melebihi batas yang telah ditentukan. Biarkan alat tes narkoba tersebut berada di dalam sampel urin dalam waktu beberapa detik. Kemudian setelah itu,angkat alat tes narkoba tersebut dan letakkan pada bidang yang datar dan kering. Setelah itu baca hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Hasil pemeriksaan yang mungkin terjadi dapat menghasilkan 3 kemungkinan hasil pemeriksaan yaitu hasil pemeriksaan positif narkoba, hasil pemeriksaan negatif narkoba dan hasil pemeriksaan invalid. Dikatakan hasil pemeriksaan sebagai hasil yang positif apabila terdapat garis merah-ungu pada posisi C. Sedangkan dikatakan negatif apabila terdapat garis merah-ungu pada posisi C dan T. Dan untuk hasil yang invalid biasanya tidak terdapat garis yang muncul.



Oleh : Bidan Rina
Sumber : 
  • tokoalkes.com
  • pakarbiomedika.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :