Cara Tes Narkoba

Cara tes narkoba dapat dilakukan dengan menggunakan alat tes narkoba. Alat tes narkoba ini umumnya merupakan alat uji cepat atau yang disebut dengan rapid test. Cara tes narkoba dengan menggunakan alat uji cepat atau rapid test melalui sampel urin merupakan cara tes narkoba yang paling populer dan murah untuk mendeteksi dini penggunaan obat-obatan. Cara tes narkoba ini sangat mudah untuk digunakan dalam menentukan jenis obat tertentu. Ataupun sangat efektif dalam mendeteksi obat-obatan yang terdapat di dalam sampel urin. Cara tes narkoba dengan menggunakan rapid tes hanya dapat mengetahui ada tidaknya jenis narkoba tertentu di dalam urin. Cara ini tidak menyajikan seberapa banyak kadar obat dalam urin.


Cara Tes Narkoba
Alat tes narkoba UJI NAPZA COMBO 6


Cara Tes narkoba dengan Menggunakan Rapid Test narkoba

Cara tes narkoba dengan menggunakan rapid test narkoba cukup mudah. Intensitas dari warna yang muncul pada alat rapid test narkoba tidak mengandung makna apa-apa dan jangan diinterpretasikan sebagai jumlah kadar dari obat-obatan. Garis samar yang dihasilkan pada posisi T dianggap sebagai suatu garis yang mengandung arti bahwa hasil pemeriksaan tersebut mengandung hasil yang negatif.
Dalam melakukan pemeriksaan narkoba dengan cara tes narkoba dengan menggunakan rapid test narkoba sering menghasilkan suatu garis sama. Seperti yang sudah dijelaskan diatas sebelumnya bahwa warna garis tidak menunjukkan arti apapun. Yang terpenting ialah cara membaca hasil pemeriksaan yang dilakukan. Setiap hasil pengujian yang dilakukan dan menghasilkan garis pada posisi T, gelap atau sangat ringan dianggap sebagai suatu hasil pemeriksaan yang negatif.

Cara membaca hasil pengujian dilakukan dengan cara meletakkan alat tes tersebut dalam meja atau bidang yang datang dan kering. Sangatlah penting agar daerah Control. Garis harus muncul pada bagian atas setiap jendela pengujian. Hasilnya tersebut dibaca untuk setiap baris nomor dibawah garis C dan nomor yang dimiliki sesuai dengan huruf cetakyang ada di bawah jendela.

Cara test narkoba dengan menggunakan rapid test narkoba ini cukup mudah yaitu dengan meneteskan 2 sampai dengan 4 tetes pada lubang sampel kemudian berikan buffer setelah itu tunggu beberapa detik sampai terjadi perubahan.

Sebuah garis berwarna muncul di Daerah Control (C) dan garis berwarna muncul dalam Daerah Test (T). Bahkan jika garis yang muncul adalah samar, hasilnya harus dianggap negatif. Nuansa yang mungkin dari garis berwarna di daerah T dapat bervariasi.

Hasil dari tes narkoba dapat menghasilkan hasil yang negatif. Negatif berarti bahwa konsentrasi dalam sampel urin berada di bawah kadar minimal untuk obat tertentu yang diuji. Hasil tes narkoba negatif tidak selalu berarti tidak ada obat dalam orang yang sedang diuji, itu berarti tidak ada obat yang melebihi batas minimal kadar obat dalam urin. Misalnya, tingkat kadar maksimal untuk ganja adalah 50 ng / mL, karena seseorang dengan hanya 30 ng / mL THC dalam pengujian yang dilakukan akan menghasilkan hasil uji negatif pada tes obat ganja.

Tingkat batas maksimal disarankan oleh SAMHSA dan digunakan untuk mencegah terlalu banyak positif palsu untuk sejumlah obat dalam tubuh seseorang. Tingkat batas maksimal yang berbeda untuk masing-masing obat dan pengujian obat yang dilakukan di tempat kerja menggunakan satu set standar dari tingkat batas minimal. Namun, penegak hukum dan BNN kadang-kadang akan menggunakan Tingkat batas minimal yang rendah dalam pengujian mereka karena mereka memiliki kebijakan toleransi nol. Jika Anda menggunakan tes narkoba di rumah, Anda akan ingin memastikan batas minimal tingkat tes yang Anda gunakan adalah sama dengan yang akan Anda ambil di tempat lain. Silahkan cek buku panduan untuk informasi lebih lanjut tentang tingkat batas minimal yang digunakan dalam pengujian Anda.





Oleh : Bidan Rina
Sumber:
  • homehealthtesting.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :